Persiapan “Sail Komodo” Butuh Percepatan

Persiapan “Sail Komodo” Butuh Percepatan
Persiapan pemerintah pusat dan daerah menjelang perayaan puncak “Sail Komodo” terus dilakukan. Namun, hingga kini persiapan tersebut terasa masih sangat kurang. Karena itu dibutuhkan percepatan pembangunan demi kelancaran dan kesuksesan ajang internasional tersebut.

“Kita optimistis bahwa penyelenggaraan Sail Komodo bisa berjalan sukses. Tetapi perlu percepatan pembangunan. Pemerintah daerah, kementerian, dalam sisa waktu ini harus mengejar beberapa hal yang masih tertinggal agar perayaan puncak nanti berjalan lancar,”ujar Menteri Koordinator Kesejahteraan Sosial, dalam "Rapat Koordinasi Kunjungan Kerja Memantau Persiapan Sail Komodo", di Labuan Bajo, kemarin.

Agung Laksono, selaku Ketua Pengarah “Sail Komodo” meminta pihak terkait untuk sesegera mungkin menuntaskan beberapa program belum bahkan belum dikerjakan. Antara lain, pengerjaan terminal Bandara Komodo, bedah rumah, perbaikan jalan menuju lokasi puncak acara, rumah sakit, dan pembangunan tenda di Pantai Pede.

Menteri Kelautan dan Perikanan yang juga Ketua Panitia Pelaksana Tingkat Pusat Sail Komodo mengatakan, dari kondisi lapangan yang ada hingga saat ini, persiapan masih belum meyakinkan. “Ada sisa 75 hari lagi menjelang 14 September (puncak Sail Komodo). Harus ada time schedule dalam waktu yang singkat itu. Kalau dari kondisi saat ini maka upayanya belum meyakinkan,”ujar Sharif.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, EE Mangindaan mengatakan optimistis dengan pelaksanaan “Sail Komodo”. Sejauh ini, kementerian perhubungan telah dan sedang menuntaskan beberapa kegiatan. Beberapa proyek yang sudah rampung antara lain, perpanjangan landasan pacu Bandara Komodo sepanjang 300m x45 m, pembangunan dermaga, dan pelabuhan wisata. Kementerian Perhubungan juga telah menyiapkan transportasi menuju Pulau Komodo sebanyak 6 unit kapal.

Namun, ada beberapa proyek yang belum selesai pengerjaannya antara lain pembangunan terminal bandara. Kementerian Perhubungan menargetkan lantai satu terminal bandara rampung Agustus mendatang, sehingga sudah bisa digunakan saat puncat “Sail Komodo”. Terminal penumpang Bandara Komodo terdiri dari tiga lantai dan menjadi terminal termegah di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum sejauh ini telah menuntaskan pembangunan air bersih. Terkait jalan terutama dari bandara menuju lokasi puncak acara, Kementerian PU berjanji akan segera menuntaskannya. Demikian juga dengan pembenahan Kampung Tengah dan panggung puncak acara dijanjikan rampung Agustus mendatang.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengatakan, pemerintah provinsi terus melakukan sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah. Selain dengan kementerian terkait, pemerintah provinsi, kata Frans, melakukan koordinasi dengan PLN dalam penyediaan sumber listrik, serta dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk membangun wisata kuliner di Labuan Bajo.

Seperti diketahui, puncak "Sail Komodo" diselenggarakan di Labuan Bajo, Manggarai Barat pada 14 September mendatang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ibu Negara, Ani Yudhoyono, dijadwalkan menghadiri acara tersebut. Very Herdiman(jn/afr)

We have 62 guests and no members online